episode 12
Sinopsis : Itazura na Kiss Love in Tokyo season 2 episode 12

Episode 12 : ……Dan Cinta di Kobe

Kotoko tampak tertidur di kamarnya kemudian dia memanggil Nama Naoki dan terbangun melihat kesampingnya yang ternyata hanya di temani oleh boneka dan Kotoko mulai sadar bahwa Naoki sedang pergi.
Kotoko pun mulai mengingat proses Naoki mulai pergi.
Mulai dari di nyatakannnya Naoki lulus dari ujian akhir nya untuk menjadi dokter.

Kemudian saat – saat Naoki menyatakan keinginannya untuk bekerja di kobe.
Saat Kotoko menyatakan akan menjadi perawat dalam waktu setahun lagi.
Dan saat Kotoko mengantar kepergian Naoki ke Kobe .

Semua telah berlalu hingga dua bulan kini , dan Kotoko berusaha meyakinkan dirinya untuk tak memikirkan Naoki .

—-

Kotoko bersama teman sekelompoknya yaitu Tomoko , Marina , Moto- chan dan Keita tengah berkumpul dan menanyakan keadaan Kotoko yang akhir2 ini sering melamun , dan Moto-chan bertanya juga pada Kotoko tentang hubungannya dengan Naoki ? Yang ternyata hanya di tanggapi oleh Kotoko dengan kata .. oh..uh
karna sedang melamun dan mengatakan bahwa mereka baik- baik saja kemudian tak lagi menjawab karna Kotoko terlihat berkaca-kaca .
Tomoko menyarankan mengapa Kotoko tak pergi untuk melihat Naoki jika hal tersebut membuat Kotoko menderita .
Tapi Kotoko menegaskan diri bahwa mereka baik-baik saja karna mereka punya kekuatan cinta dalam pernikahan mereka .
Moto-chan memanasi kalau laki2 tanpa istri di sampingnya akan merasa single kembali , dan mereka akan mengepakkan sayapnya .

Keita ikut mengompori juga bahwa bagaimana pun Naoki adalah laki-laki dan jika disana ada perawat cantik atau pasien yang menarik mungkin saja Naoki akan berubah pikiran.

Marina ikut bicara jika Kotoko tidak melakukan langkah apapun maka Marina yang akan pergi ke Kobe.
Hal yang membuat Tomoko ikut panik dengan keadaan Kotoko dan meminta yang lain untuk tidak mengatkan hal yang aneh-aneh pada Kotoko.
Akhirnya Kotoko berteriak bahwa mereka baik-baik saja tapi kemudian pergi berlari meninggalkan mereka berempat.

Kotoko ternyata pergi ke belakang sekolah dan menangis , dan menyalahkan temannya yang mengomporinya karna sebenarnya bagaimana kini beratnya Kotoko tengah menekan perasaannya untuk tidak merindukan Naoki , karna sebenarnya Kotoko juga ingin menemui Naoki , ingin mencium dan memeluknya erat tapi itu keinginan yang berlebihan karna baginya melihat dari kejauhan saja sudah cukup baginya .

Kotoko tampak berpikir ya hanya melihatnya dari kejauhan . Hanya itu saja.

—

Kotoko tiba di statsiun dan menyatakan betapa anehnya dirinya tapi Kotoko meyakinkan diri bahwa itu baik- baik saja karna hanya melihat Naoki dari kejauhan dan itu tidak melanggar apapun . Karna kotoko hanya ingin …..
Kotoko berteriak bahwa Kotoko butuh me – recharge dirinya …

—–
Kotoko pun tiba di Kobe dan memperhatikan kota dimana Naoki tinggal dan kini Tokyo bisa merasakan udara yang sama dengan Naoki.
Sementara tampak Naoki tengah berjalan di koridor RS dan kemudian seorang perawat yang memberitahukan bahwa seorang Dokter memanggil Naoki dan menunggu Naoki di ruangannya , yang Naoki iya kan.

Kotoko dengan topi , kacamata dan maskernya tampak memperhatikan Naoki dan Kotoko sudah cukup senang dengan melihat dari kejauhan seperti itu saja dan memutuskan untuk kembali lagi ke Tokyo .

Tapi 2 orang perawat tengah menggosipkan Naoki bahwa Naoki yang keren dan hebat dan mengatakan kemungkinan Naoki sudah menikah .
Dari kejauhan Kotoko menyatakan diri bahwa dirinya lah istri Naoki .
Tapi salah satu perawat mengatakan bahwa Naoki masih single
Tapi di kabarkan bahwa Naoki tampak dingin pada perempuan .
Mungkin saja Naoki memang tak membutuhkan seorang wanita .
Salah satu perawat mengatakan bahwa akan mendekati Naoki
Yang di jawab oleh temannya bahwa akan mendekati Naoki berarti akan ikut berkompetisi dan kabarnya hampir 10 orang yang tengah berusaha mendekati Naoki .
Dan salah satu perawat tersebut mengatakan bahwa dia akan menjadi orang ke 11 yang akan mengejar Naoki . Kemudian mereka berdua pun pergi.

Hal yang membuat Kotoko panas tapi coba di redamnya karna hal tersebut sering terjadi juga di Tokyo .
Kotoko pun berjalan dan bergegas untuk kembali ke Tokyo tapi ketika berjalan seorang anak menabraknya hingga terjatuh. Bukannnya anak itu membantu Kotoko bangun tapi malah mengatai kalau Kotoko bodoh .

Kotoko melihat sosok anak tsb sebagai versi Yuki di Kobe . Dan Kotoko takkan membiarkan hal tsb begitu saja dengan mendekati anak tersebut menceramahi anak tersebut untuk meminta maaf jika telah melakukan hal yang salah dan menyuruh anak tersebut untuk meminta maaf pada Kotoko.
Anak perempuan itu hanya diam kemudian anak itu menarik masker tersebut hingga menjepret Kotoko dan mengatakan Kotoko itu bodoh kemudian anak itu pergi berlari untuk meninggalkan Kotoko dan anak itu ternyata berlari menuju Naoki yang tak mungkin Kotoko kejar .
Kotoko pun bersembunyi , dan Naoki pun menasehati Nami nama anak perempuan untuk tidak berlari di sekitar RS , Nami mengadu bahwa dia melihat wanita mirip badut dan mencoba mencarinya .
kemudian muncul ibu Nami dan menyapa Naoki , ternyata ibu Nami masih muda dan cantik .
Tiba- tiba Nami mendorong ibunya hingga mau jatuh dan untung masih bisa di tolong Naoki .

Nami berkata bahwa ibunya mengambil waktu yang lama untuk berdandan sebelum menemui Naoki , yang coba ibu Nami bantah dan meminta maaf dengan kenakalan anaknya.
Nami mengatakan juga bahwa Ibunya suka pada Naoki yang kembali mendapat protes dari ibu Nami , Ibu Nami kemudian bertanya pada Naoki apa Naoki punya waktu , yang Naoki iyakan .
Ibu Nami memilih taman kota untuk mereka bisa bertemu .
Yang Nami anggap itu merupakan kata lain dari sebuah kencan dan langsung di iyakan oleh Naoki .
Hal yang jelas membuat Kotoko panas dan jatuh pingsan dengan lebaynya di balik kursi tempat Kotoko bersembunyi yang juga di lihat oleh seorang anak kecil.

—

Di sebuah taman di sore hari yang mulai gelap Kotoko bersembunyi di balik pohon dengan memperhatikan Nami dan ibunya yang tengah duduk di bangku . Meski sudah sore tapi tetap Kotoko tak bisa pulang sebelum Kotoko tahu apa yang sebenarnya tengah terjadi pada Naoki.
Tak lama kemudian Naoki muncul di hadapan Nami dan ibunya dan meminta maaf karna telah datang telat , hal yang tak di permasalahkan oleh mereka .

Naoki pun duduk di bangku bersama ibu Nami sementara Nami terus menarik manja Naoki untuk menuju seluncuran , yang membuat Ibu nami memutuskan untuk menyuruh Nami untuk membelikan mereka jus , yang langsung di iyakan Nami dan akan pulang seperempat jam dan akan meninggalkan Naoki dan ibu Nami berdua . ( waduh kalau ada anak menyebalkan kayak gitu pasti udah aku pites tapi kok Naoki kelihatan sabar bangeut ya , apa udah sering ngadepin Kotoko yang emang kayak anak kecil kali ya)
Sementara di balik pohon Kotoko meradang melihat hal tersebut dengan berharap Nami tidak meninggalkan mereka berdua , dan dari kejauhan Kotoko terus memandangi Naoki dan Ibu Nami yang tampak serius bicara dan kemudian tampak bahwa Naoki tampak memegang punggung ibu Nami , jelas hal yang membuat Kotoko panas .

Ketika Kotoko tampak terbakar cemburu tiba2 Nami datang dan mengagetkan Kotoko yang tengah bersembunyi .

Kotoko panik hingga langsung membekap Nami agar tak ketahuan oleh Naoki , Kotoko berusaha menenangkan Nami agar tak berteriak dan membuat dirinya ketahuan tapi di saat itu ternyata Naoki sudah berada di hadapan mereka , melihat apa yang tengah di lakukan Kotoko .

Nami mengatakan bahwa Kotoko adalah kakak badut yang dia ceritakan .
Sementara Naoki bertanya pada Kotoko apa yang tengah Kotoko lakukan .

—–
Di apartemen tempat Naoki tinggal Naoki tengah menjelaskan pada Kotoko bahwa Nami dan ibunya bermarga Shiina , Nami merupakan pasiennya , meski bukan Pasien benar – benar Naoki .
Kotoko menjawab bahwa Nami terlihat sehat2 saja.

Tapi Naomi pernah mengalami serangan jantung dan melakukan opersi di umur 5 tahun dan Nami punya jantug yang kompleks dan harus di operasi lagi di umurnya yang lebih dewasa , dan dokter yang menangani juga Naoki bahwa saat inilah waktu yang tepat untuk Nami , tapi ayah Nami meninggal 2 tahun lalu hal tersehut membuat Nami takut juga membuat ibu Nami sangat Khawatir , dan hal tersebut yang membuat Naoki bersikap baik pada mereka .
Kotoko bertanya apa Naoki ingin menjadi pediatrik .
Naoki bertanya apa Kotoko tak tahu itu karna itulah dia memilih RS di Kobe Karna Rumah sakit ini sangat khusus dalam penyakit anak.
Kotoko menjawab karna Kotoko mengira Naoki akan jadi ahli bedah.
Naoki juga berpikir bahwa awalnya punya pemikiran seperti itu tapi pada akhirnya datang jawabannya begitu saja sama hal nya ketika Naoki bertanya pada dirinya apa yang yang sebenarnya Naoki inginkan , Alasan yang sama membuatnya ingin menjadi dokter.

Kotoko bertanya memang apa alasan sebenarnya Naoki ingin menjadi dokter .
Naoki hanya menjawab bahwa itu rahasia .
Kotoko memaksa untuk di beritahu tapi kemudian Naoki mencium Kotoko dan mengatakan selamat tidur dan mengajak Kotoko untuk lebih baik tidur .

Sementara Kotoko masih berpikir , Naoki jadi seorang Dokter pediatrik sepertinya akan kedengaran sangat Keren.
—-
Keesokan harinya Kotoko pamit pergi dan Naoki minta maaf karna tak bisa mengantar Kotoko pulang , yang tak di permasalahkan oleh Kotoko , karna dia harus cepat pulang karna pasti telah membuat khawatir setiap orang Tokyo.

Ketika Naoki dan Kotoko tengah bicara tiba2 Nami dan ibunya muncul , Nami menanyakan apa yang di lakukan Kotoko dengan Naoki , Apa hubungan Kotoko dan Naoki sebenarnya karna Kotoko dan Naoki terlihat bersama terus dari kemarin , Nami merasa tidak enak tapi ingin bertanya apakah Kotoko alias kakak badut adalah pacar Naoki .
Kotoko menjawab dengan terbata bukan seperti itu …
Kemudian Naoki menjawab bahwa Kotoko bukan pacarnya
Nami merasa lega bahwa Kotoko bukan istri Naoki dan hal tersebut sangat mustahil
Kemudian Naoki mengatakan bahwa Kotoko bukan pacarnya melainkan istrinya

Hal yang membuat Nami kaget dan berusaha tidak mempercayainya bahwa Kotoko adalah istri Naoki .
Tapi Naoki menegaskan kembali bahwa Kotoko benar- benar istrinya .
Nami menangis tak percaya karna Naoki harus menikah dengan ibunya , bagaimanapun ibunya jauh lebih cantik dan jago memasak.
Naoki mendekati Nami dan mengatakan bahwa Naoki tak bisa melakukannnya .
Nami marah pada Naoki dan beranjak pergi dan berlari tapi tiba-tiba Nami terlihat mulai memegang dadanya dan akhirnya jatuh pingsan hal yang membuat semua jadi panik.

—–

Di sebuah ruang tunggu Ibu Nami mulai menjelaskan bahwa ayah Nami sakit dan kemudian meninggal hal tersebut juga yang di takutkan Nami sekaligus membuatnya khawatir , hingga itulah yang membuat alasan kenapa Tami ingin Naoki jadi ayahnya.
Tapi ibu Nami meminta Naoki dan Kotoko untuk tidak khawatir karna opersi akan di lakukan 3 hari lagi dan ibu Nami akan berusaha untuk membujuk Nami agar mau di operasi.
Naoki berkata bahwa akan melakukan hal terbaik yang dia mampu untuk Nami.
Begitu juga Kotoko yang mengatakan bahwa akan membantu membujuk Nami dalam 3 hari ini .
Naoki mengatakan bahwa hal tersebut tak mungkin karna Kotoko harus pulang dan kembali belajar .
Tapi Kotoko menolak karna bagaiman pun itu jadi bagian tanggung jawabnya , dan semua juga karna Naoki yang melakukan pernyataan langsung tanpa memeperhatikan perasaan seorang anak kecil.

Kotoko pun meminta agar ibu Nami percaya padanya karna Kotoko adalah seorang perawat , dan mulai kemarin dia sudah memutuskan untuk jadi perawat khusus anak . Hal yang di kahwatirkan ibu Nami tapi di salah artikan oleh Kotoko , akhirnya Kotoko berteriak akan bekerja keras untuk Nami juag untuk pernikahan nya dengan Naoki .

—–
Kotoko mulai menjalankan tugasnya untuk memberi semagat untuk Nami , di hari pertama Kotoko memulai dengan salah masuk bilik kamar .
Kotoko membawakan bunga untuk Nami yang di tolak mentah oleh Nami walau Kotoko sudah memaksanya untuk menerima bunganya .

Hari kedua Kotoko datang dengan mengagetkan Nami dengan membentuk tangannya seperti anjing yang Nami anggap sebagi serigala Kotoko berusaha terus mendekati Nami .
Setelah memutuskan tinggal di Kobe dan dua hari berlalu yang tak membawa hasil antara hubungan Kotoko dan Nami.
Hari ketiga Kotoko kembali datang dengan membawa ubi manis yang masih belum mendapat sambutan manis dari Nami .
Nami bertanya apa Kotoko akan berpisah dengan Naoki Yang Kotoko jawab hal itu tak mungkin.

Nami masih heran kenapa orang seperti Kotoko bisa menikah dengan Naoki dan Nami memberi nilai plus untuk Kotoko.
Kotoko hanya menjawab bahwa Naoki hanya manusia yang tidak bisa lari dari pesonanya .
Hal yang membuat Nami mengungkapkan menarik lagi nilai untuk Kotoko.
Tapi kemudian Kotoko bercerita bahwa jalan Kotoko untuk bisa menikah dengan Naoki sangat panjang .
Di awali cinta satu sisi dari kelas 10 dan pernyataan cinta di kelas 12 , dan tiba2 mereka bisa tinggal satu rumah . Dan cinta mereka mulai bersemi .
Nami mengatakan hal itu curang .
Tapi kotoko mengatakan bahwa itu takdir
Nami bertanya Naoki pasti sangat populer pasti banyak lawan untuk Kotoko .
Kotoko berkata tentu saja tapi dia menggunakan laser cintanya untuk mengalahkan lawan2nya , dan Kotoko akhirnya percaya diri bahwa cintanya pada Naoki jauh lebih besar dari siapa pun .
Kotoko bercerita juga kalau Nami harus punya kekuatan untuk bertemu dengan seseorang yang tampan seperti Naoki .
Kotoko juga mengatakan bahwa Kotoko tahu bahwa Nami menggunakan ibunya sebagai tameng karna yang menyukai Naoki adalah Nami .
Nami membantah dengan mengatakan bahwa apa yang dia lakukan adalah demi ibunya .
Kotoko mengatakan bahwa Naoki seperti superman yang bisa membantu siapa aja , mungkin saat ini Naoki hanya seorang intership tapi semua tahu kemampunnya , Nami harus percaya pada Naoki .
Nami berkata mungkin sampai kapan pun Kotoko pasti takkan menyerahkan Naoki tapi seandainya da seseorang yang seperti Naoki yang bisa membuatnya memberikan harapan hidup untuknya.
Mendengar hal tetsebut Kotoko tampak berpikir dan kemudian langsung membisikkan sesuatu pada Nami .
—‘
Semua ikut senang dengan keputusan akhirnya Nami mau di operasi ,
dan Dokter yang menangani Nami mengungkan dia dan Naoki akan melakukan hal terbaik semampu mereka.
Nami kemudian mengakui semua karna seseorang telah menjanjikan sesuatu setelah di operasi , yang Naoki curigai langsung pada Kotoko .

Naoki bertanya apa yang telah Kotoko lakukan apa yang telah Kotoko rencanakan dan Kotoko hanya bisa pura2 bingung untuk semua yang tlah di lakukannnya .
Yang Nami ungkapkan semua adalah rahasia mereka .
Ibu Nami berterima kasih pada Naoki dan Kotoko , kemudian Naoki menghampiri kotoko dan berkata apapun yang mungkin di lakukan Kotoko Naoki mengucapkan terima kasih juga.

—-
Nami sudah siap untuk di operasi , Naoki bertanya apa Nami takut , tapi Nami menjawab bahwa dia tidak takut . Karna dia percaya pada Naoki , Naoki mengucapkan terimakasih karna telah mempercayainya.
Nami bertanya mengapa Naoki ingin menjadi dokter.
Naoki kemudian berkata bahwa di saat dirinya tengah berjuang dan tak pernah tau apa yang di ingin di lakukannya . Seseorang tiba-tiba mengatakan bahwa Naoki harus jadi dokter , dan aku kira itu jawabannya.
Nami apa dia yang mengatakannnya.
Naoki menjawab Aku yakin bahwa saat ini dia pun sudah tidak pernah mengingat apa yang pernah di katakannya.

( jadi inget episode 10 season pertama kalau ga salah Kotoko pernah mengatakan Naoki harus jadi dokter . Dasar Kotoko , sampai ga ingeut kalau dia sendiri yang pernah mengatakan Naoki harus jadi dokter . Saat Yuki masuk Rs dan Kotoko nginep di apartemen tempat tinggal Naoki ).
—

Kotoko dan ibu Nami menunggu di kursi tunggu dengan cemas dan gelisah , menunggu hasil operasi Nami , dan setelah cukup lama menunggu akhirnya proses operasi selesai juga.
Ibu Nami menanyakan kedaan Nami yang jawab dokter , kedaaan Naomi baik- baik saja.
Ibu Nami mengucapkan teima kasih kemudian memeluk Kotoko erat dengan tangisan lega dan bahagia..
—

Kotoko tengah berjalan dengan Naoki yang akan mengantar Kotoko pulang , Kotoko meminta maaf karna telah melanggar janjinya pada Naoki , kotoko menanyakan keadaan Nami .
Naoki menjawab bahwa keadaan Nami baik2 saja , penyembuhan di masa anak2 memang cepat dan luar biasa , kemudian Naoki memnberikan surat yang di buat Nami khusus untuk Kotoko , Kotoko pun mulai membaca isi surat nya.
Dear Kotoko
Aku akan hidup lebih kuat dan lebih kuat lagi , sampai jumpa di Tokyo
Dan jika kau tak menepati janjimu aku akan membunuhmu.

Kotoko tampak ketakutan membaca surat tersehut hal yang membuat Naoki penasaran dan ikut membancanya , Naoki mengungkapkan bahwa isi suratnya mengerikan dan bertanya apa yang sebenarnya Kotoko janjikan pada Nami , hal yang membuat Kotoko kelabakan untuk menjawab.

Naoki terkejut saat tahu apa yang di janjikan Kotoko pada Nami yaitu membantu hubungan Nami dengan Yuki .
Kotoko menjawab karna Nami menginginkan orang seperti Naoki dan Kotoko tak mungkin menyerahkan Naoki dan semua terjadi begitu saja saat Nami mengatakan mau di operasi dan semua sudah terlambat untuk di kembalikan .
Naoki bertanya apa Kotoko benar2 menjanjikan hal tsb .
Kotoko mengiyakan.
Naoki berkata dengan kesal pada Kotoko dasar bodoh dasar pembohong bagaimana bisa Kotoko menjanjikan yang tak bisa di tepatinya , Naoki bingung dengan apa yang harus di katakan pada Nami nanti .
Kotoko hanya bilang Naoki kan jenius pasti punya jalan keluar .
Naoki menjawab bahwa dia tak punya jalan Kotoko juga sudah berjanji pada Konomi untuk mendekati Konomi .

Yang Kotoko anggap mungkin Nami akan melupakan hal tersebut seiring waktu
Naoki kemudian berjalan meninggalkan Kotoko.
( kayaknya kalau ada cerita Naoki versi Yuki , tokoh Nami ini akan jadi tokoh Rika yang akan menagih janji pada Kotoko , kayak Rika yang nagih janji pada Yuki yang telah berjanji akan membantu Rika )
Akhirnya mereka hanya berjalan tanpa bicara dengan Kotoko yang mengekor di belakang dan menyesali apa yang telah di lakukannya.

Mereka tiba di depan statsiun Naoki mengucapkan sampai jumpa pada Koyoko , dan Kotoko berterima kasih pada Naoki karna telah mengantarnya dan mengeluh kenapa Kotoko selalu membuat segalanya berantakan , tapi Naoki hanya mengusap kepala Kotoko dan mengatakan Kotoko harus lulus dengan satu kali jadi .

Naoki pun meninggalkan Kotoko tapi Kemudian Kotoko memanggil Naoki dan berkata bahwa akan melakukan hal terbaik darinya , dan dalam hati Kotoko meminta Naoki untuk menunngunya dan Kotoko akan menjadi suster terbaik di Jepang dan kemudian bisa bekerja membantu Naoki dengan bangga.

—
Kotoko pun kembali ke Tokyo di ceritakan waktu telah berlalu begiti juga dengan musim yang cepat berganti hingga Kotoko menuju kurang lehih 100 hari untuk menghadapi ujian kelulusan , Kotoko pun tampak serius untuk belajar dan belajar hingga hari ujian akan tiba di musim dingin yang mungkin terasa sangat lama .
Hari ujian pun tinggal 1 hari lagi Kotoko pun tengah mempersiapkan dirinya untuk besok .

2 minggu kemudian

( Waduh padahal berharap di lihatin Waktu ujian nya Kotoko biar keliahatan betapa susah payahnya Kotoko)

Semua berkumpul di sebuah ruangan untuk menunggu hasil ujian mereka . Kotoko dengan 4 orang teman perawatnya , mama dan papa , juga ayah Kotoko ( banyak amat ya , padahal pas pengumuman Naoki lulus papa dan ayah Kotoko ga ada ).
Saking tegangnya Kotoko tak mau melihatnya karna takut ga lulus , apalagi Kotoko mendapat no duduk 794 . Yang menurut orang itu no kurang beruntung , tak lama jam 2 siang pun tiba , Moto – chan pun akan membantu Kotoko melihatkan no punya Kotoko .
Dan di mulai dengan Tomoko , Marina , Tomo-chan , dan Keita yang dinyatakan lulus , sementara Kotoko sudah pesimis . Hingga Moto-chan menyebut No 794 juga lulus . Semua ikut berteriak girang dan senang karna tak percaya Kotoko bisa lulus.

Tomoko berkata bahwa entah karna keajaiban , kebetulan ataupun karna ketekunan , ternyata kotoko bisa lulus .
Marina berkata juga mungkin karna hanya keajaiban yang membuat Kotoko bisa lulus dengan satu kali jadi .
Tomo-chan bertanya apa Naoki yang mengerjakan ujian Kotoko . Yang kotoko jelas sangkal .
Keita ikut bicara sebaiknya Kotoko lulus tahun depan saja demi kebaikan pasien.
Bahkan ayah dan papa tak mampu mempercayai Kotoko akhirnya lulus . Yang membuat kotoko sedih tapi juga senang .
Apapun yang terjadi kini mereka adalah seirang perawat .
Dan mama mengajak semua untuk merayakannya .

Semua mulai bergegas untuk menyiapkan pesta kecuali Kotoko yang terlihat galau entah mengapa.
Kotoko ternyata tengah berusaha menghubungi Naoki yang tak bisa mengangkat telpon dan hanya bisa meninggalkan pesan suara .
Kotoko mengeluh kenapa Naoki tak bisa di hubungi dan ingin menyampaikan secara langsung dan ingin mengatakan nya langsung .
Hingga Kotoko memutuskan untuk pergi ke Kobe.
Hal yang membuat mama khawatir apa Kotoko masih ingat jalan .

—
Kotoko pun tiba di kobe dengan menggunakan baju perawatnya , berjalan sendirian di jalan yang sepi , dan tak tahu harus kemana tanpa membawa HP dan peta.

Kotoko bingung harus bagaiman hingga dia melihat seseorang yang tengah tertidur di bangku taman , kotoko berpikir untuk ikut tidur di sampir orang tsb.

Kotoko mulai mengataka bahhwa dia sedang tidak memakai baju cosplay , Kotoko mulai menceritakan apa yang telah terjadi padanya bahwa suaminya merupakan seorang dokter yang hebat di Kobe dan Kotoko ingin mengatakan langsung pada suaminya langsung bahwa dia telah lulus dan langsung bergegas menuju statsiun , fi statsiun Kotoko berganti pakainan di kereta karna ingin bertemu suaminya dengan menggunakan baju perawat . Tapi kemudian ada yang kolep dan kotoko membantu orang tersebut dan turun dari kereta api , tapi saat kotoko sadar ternyata keretanya trlah jalan kembali dengan semua bawaan dan pakaiannnya , setelah itu dia naik kereta yang nyatanya salah jurusan . Hingga akhirnya mendapat kereta terakhir ke Kobe tanpa tahu arah dan jalan . ( pantesan lihatnya aneh kenapa tiba2 baju Kotoko berubah , itu toh alasannya )

Kemudian terdengar suara tawa dari orang yang tengah tertidur tersebut . Dan mengatakan bahwa pasti hal tersebut sangat berat bagi Kotoko.


Dan orang yang tengah tertidur itu adalah Naoki , Naoki mengungkapkan dia telah melakukan operasi 3 hari berturut -turut .
Kotoko bertanya kenapa Naoki bisa di sana
Naoki menjawab karna ibunya mengatakan bahwa Kotoko akan datang ke Kobe dan khawatir akan tersesat , Dan Naoki tapi Naoki tidak menyangka Kotoko akan salah naik kereta , dan kenapa Kotoko tidak pernah menghubunginya tiap mau datang ,
Kotoko menjawab karna ingin membuat kejutan dan karna Naoki tak menjawab telpon dan Kotoko tak ingin meninggalkan pesan suara .

Naoki pun memakluminya dan mengatakan akhirnya mereka bisa kerja bersama-sama dan Kotoko pasti telah bekerja keras selam satu tahun ini , Kotoko hanya berkaca- kaca , Kotoko pun memeluk Naoki .

Naoki pun berkata bahwa Kotoko terlihat sangat cocok memakai baju perawat tersebut.
Akhirnya mereka pun pulang menuju apartemen Naoki bersama-sama dengan bergandengan tangan dan Naoki memberikan mantelnya pada kotoko .

dan Kotoko mulai menceritakan lagi proses tersesat nya pada Naoki yang Naoki anggap lebih seru saat Kotoko bercerita pada laki2 mabuk tadi .

Bersambung……
Komentar : waduh kenapa alur cerita episode ini kenapa aku rasa sangat cepat dan terlalu rapat dan padat , yang harusnya 2 episode di jadikan paksa jadi 1 episode , hingga berasa kurang feel nya . Tapi aku suka adegan mau akhir saat Naoki menggandeng Kotoko so sweet bangeut….
Comments
Post a Comment