Episode 15

  Episode 15

JoinedPhotos
Kotoko kalut, panik, sedih dan menangis menunggu diluar ruang perawatan. Naoki sedang diperiksa oleh Nishigaki-sensei. Moto-chan pun datang menemaninya.
“Ada apa dengan Irie-sensei? Aku dengar dari ruang perawat” Tanya Moto-chan
“Irie-kun jatuh saat menangkapku. Kepalanya terbentur” ujar Kotoko sambil menangis
“Kotoko! Tenanglah. Kau perawat, kan? Kau tidak boleh panik. Kau istrinya Irie-san. Kau harus kuat! Tenang saja, Nishigaki-sensei yang paling hebat disini” ucap Moto-chan kepada Kotoko
Kotoko menjadi sedikit lebih kuat, namun masih menangis.
“Tuhan, tolong selamatkan Irie-kun” mintanya dalam hati.

JoinedPhotos1
Keesokan paginya akhirnya Naoki sadar. Kotoko datang sebagai perawat untuk memeriksa suhu tubuh dan tekanan darahnya.
“Irie-kun, kamu sudah sadar! Syukurlaaah!” ucap Kotoko senang
“Bagaimana diagnosanya?” tanya Naoki
Kotoko menceritakan bahwa Naoki mengalami patah tulang kaki ringan dan akan segera pulih. Semalam Nishigaki-sensei memberitahu kalau penyebab Naoki pingsan adalah bukan karena kepala nya yang terbentur. Tapi karena terlalu lelah akibat bekerja, anemia, kurang tidur, dan kurang nutrisi.
Menyesal karena ia merasa Naoki kelelahan karena ulahnya, Kotoko berjanji untuk menjadi perawat dan istri yang baik untuk Naoki dan menjadi pengganti kaki Naoki selama kakinya tidak dapat digunakan.
JoinedPhotos11
“Ayo bilang aaa” ujar Kotoko untuk menyuapi Naoki makan
Tapi Naoki menolak untuk disuapi dan berkata “Yang patah kan kaki ku, bukan tanganku”
Namun Kotoko tetap bersemangat untuk menyuapi Naoki, “Pasien harus menurut dengan perawat” ujarnya tapi Naoki tetap menolak
JoinedPhotos111
Screen Shot 2015-03-19 at 2.35.30 AM
“Jpret! Nice shot!” ucap Ibu Naoki.
Ibu, Yuki, dan Konomi-chan pun datang menjenguk Naoki dan membawakan pakaian untuk Naoki selama dirawat di RS.
“Kamu lemah banget. Jatuh dari tangga “ ucap ibu
“Ibu, yang jatuh itu aku dan Irie-kun mencoba –“ jawab Kotoko
“Menyelamatkan istri tercintanya! Kamu seharusnya berjungkir balik dan kemudian mendarat” lanjut ibu
“Aku bukan pemain sirkus” jawab Naoki kesal
JoinedPhotos112
Kin-chan dan Chris pun datang untuk menjenguk Naoki
“Hahahha kau lemah banget, Irie! Kau seharusnya malu” ujar Kin-chan tertawa
Setelah itu, tibalah saatnya Kotoko untuk mengambil sampel darah Naoki.
“Mari kita lihat pekerjaanmu, Kotoko-chan” ucap Ibu bersemangat sambil bersiap untuk memfoto Kotoko dan Naoki.
“Kita mulai… Baiklah, tolong lenganmu” ucap Kotoko kepada Naoki
“Bukannya ada perawat lain?” tanya Naoki
“Kan ada aku disini” ucap Kotoko percaya diri.
JoinedPhotos113
Kekhawatiran Naoki pun terjadi, ia menjadi korban atas latihan menyuntik Kotoko.
Walaupun akhirnya Kotoko berhasil mendapatkan sampel darah Naoki. Semuanya pun bertepuk tangan. Hahaha
“Aduh. Jangan menganiaya aku!” keluh Naoki. Kotoko hanya bisa meminta maaf.
“Baiklah, selesai!” ujar Kotoko
“Berapa lama kau mencobanya” ucap Naoki kesal
“Soalnya aku gugup mengambil darahmu. Bagaimana kalau aku gagal?” balas Kotoko
“Jangan khawatir, kau berhasil!” ucap Naoki
“Selanjutnya pasang infus” lanjut Kotoko
“Lenganku sudah penuh suntikan! Lenganku bukan tempatmu latihan!” lanjut Naoki kesal
Kotoko hanya bisa menyesal dan berkata “Oh benar jugaa. Maaf..”
vlcsnap-2015-03-19-02h43m29s209
Lalu dimulailah perawatan Irie-kun oleh Kotoko.
“Irie-kun, akan aku kupaskan apel untukmu” ujar Kotoko
“Tidak usah repot-repot” jawab Naoki
Kotoko tetap melakukannya, eh tapi tiba-tiba tangannya kena pisau saat memotong apel. Huft ada ada aja ya Kotoko
“Aduh” keluhnya
“Kau tak apa?” tanya Naoki
“Hehehe” jawab Kotoko
JoinedPhotos114
Ia pun mengajak Naoki berjalan keluar ruangan perawatan untuk menghirup udara segar.
“Di luar nyaman kan, Irie-kun?” ucap Kotoko senang.
Tapi Kotoko yang suka melamun, hamper saja menabrakkan kursi roda Naoki ke tiang.
“Kotoko! Awas!” teriak Naoki. Untung Naoki selalu waspada ya. Hihihi
JoinedPhotos1145
Selama dirawat, Naoki masih melakukan pekerjaannya sebagai dokter dengan menulis beberapa laporan dan dokumen. Ia meminta tolong Kotoko untuk menaruh dokumennya tersebut di meja kerjanya.
JoinedPhotos1a
Memenuhi permintaan suaminya, Kotoko ke ruang dokter untuk menaruh dokumen Naoki.
“Beruntung sekali Irie mempunyai istri cantik yang merawatnya” ucap seorang dokter yang sedang ada disana
“Yah itu memang benar!” Kotoko menanggapinya malu-malu dan tidak sengaja menumpahkan gelas kopi yang dipegang dokter tersebut. Ternyata kopi tersebut tumpah di dokumen milik Naoki. Dia pun mengeringkannya dengan kain lap.
“Sepertinya sudah tak apa” ujar Kotoko.
“Tenang saja. Nanti kalau kering pasti bisa dibaca.” ucap dokter tersebut
JoinedPhotos1d
Keesokan harinya.. “Irie-sensei, selamat pagi. Ini sarapanmu” ucap Moto-chan yang membawakan sarapan untuk Naoki.
“Terima kasih. Kok tumben?” tanya Naoki
“Kotoko menghalangi semua perawat yang mau masuk ke kamarmu. Tak ada yang bisa mendekatimu.” lanjut Moto-chan
“Heeeh..” ujar Naoki tersenyum malu
“Omong-omong. Kotoko belum kesini tumben sekali” ujar Moto-chan. Ia pun mengambil kesempatan untuk menyuapi Naoki. Tapi Naoki tidak mau.
Lah istrinya ada dia ga mau, apalagi Moto-chan yaa. Hihihi
JoinedPhotos1dd
Tak lama kemudian, Kotoko pun datang dengan membawakan makanan untuk Naoki.
“Tunggu! Akulah perawat pribadi Irie-kun! Aku membawakanmu makanan! Jreng!!” ucap Kotoko sambil membuka makanannya.
“Aromanya bawang!” keluh Moto-chan. Naoki aja sampe tutup hidung. HAHAHAHA. Aku aja ngakak pas nonton ini >,< lihat aja di pict atas.
Kotoko menyiapkan makanan yang banyak banget untuk sarapan. Katanya sebagai pengganti makanan kemarin malam yang menyebabkan kecelakaannya.
“Mulai sekarang aku akan membuatkan sarapan setiap pagi” ucap Kotoko bersemangat. Tiba-tiba suster Shimizu datang “Irie-san! Kau masih main-main disini?”. Kotoko dimarahi karena belum menyelesaikan tugasnya.
“Aku minta maaf” ucap Kotoko. Ia pun bergegas untuk melanjutkan tugasnya
“Dah, Irie-kun. Sampai nanti” ucapnya kepada Naoki. Mukanya Hononon disini lucu banget. Bikin gemess!
“Kekuatan yang mengagumkan” ujar Moto-chan
Naoki yang mendengar pujian dari Moto-chan itupun tersenyum kecil. Ciee Naoki bangga tuh sama istrinya. Hihihi
JoinedPhotos2d
Naoki yang sedang bersantai dikamarnya, lalu dijenguk oleh dokter jaga yang sebelumnya bertemu dengan Kotoko diruang dokter (Kato-sensei). Ia meminta pendapat Naoki tentang kasus pasien. Naoki pun memberikan analisisnya.
“Maaf karena kondisiku, aku tidak bisa membantu operasi” ucap Naoki
“Tidak apa-apa” jawab dokter tersebut
“Prosedur lengkapnya sudah kutulis dan ada di meja kerjaku” lanjut Naoki
“Meja kerja ya ..” Kato-sensei mengingat tentang dokumen yang ketumpahan kopi ulah Kotoko
Naoki melihat heran.. “Kato-sensei..?”
JoinedPhotosas
vlcsnap-2015-03-19-02h51m53s125
Kotoko bertugas malam di RS, dan sedang berkeliling. Sesampainya di ruangan Naoki, “Irie-kun pasti sudah tidur. Aku ingin melihat wajahnya” ujarnya. Lalu ia masuk ke ruangan Naoki.
“Tidur yang nyenyak. Gantengnya .. Selamat malam, Irie-kun.” ucap Kotoko sambil memandangi wajah Naoki dan lama-lama mendekat untuk menciumnya.
Namun tiba-tiba Naoki membuka matanya yang mengagetkan Kotoko
“Bikin kaget saja. Kamu bangun?” tanya Kotoko.
“Aku mau tanya sesuatu. Apa maksudnya ini?” ujar Naoki
JoinedPhotosd
Ia pun menunjukkan dokumen yang kutumpahan kopi oleh Kotoko. Dan ternyata Kotoko menutupnya dengan kertas Koran agar cepat kering yang ternyata malah bikin dokumenya ga bisa kebaca. Hihihi
JoinedPhotossa
“Jangan melakukan sesuatu yang tidak kusuruh! Untung aku masih ingat. Jangan sentuh meja dokter! Itu bisa menjadi masalah hidup dan mati!” Naoki memarahi Kotoko.
“Maafkan aku. Aku tidak mengira ini terjadi. Aku hanya ingin membantu dan meringankan bebanmu” jelas Kotoko sedih
“Aku sangat mencintaimu, tapi aku malah membuatmu kelelahan bahkan terluka. Aku pembawa sial untukmu. Aku gagal menjadi istrimu” lanjutnya sambil tertunduk dan menangis.
Lalu Naoki meraih tangan Kotoko lalu memeluknya.
JoinedPhotoszz
“Bukan kau saja, Aku juga. Aku bahkan tidak bisa menangkapmu hingga akhirnya begini.”
“Tidak kok” balas Kotoko
“Aku gagal menjadi suami..” lanjut Naoki
“Irie-kun..”
“Seharusnya kutangkap istriku dan berjungkir balik saat mendarat” lanjut Naoki sambil tersenyum kecil. Kotoko pun tersenyum. Ia pun kemudian mencium Kotoko.
JoinedPhotosza
“Saat aku disini, aku merasakan bagaimana perasaan pasien dan kerja kerasmu” ucapnya kepada Kotoko. Ia pun mencium istrinya lagi.
“Perawat dan pasien, entah kenapa ini rasanya romantis” lanjutnya lalu memeluk Kotoko
“Kakinya Irie-kun sembuh dengan baik, berkat kekuatan cintaku.. “ ucap Kotoko dalam hati
JoinedPhotosasa
Keesokan harinya, Kin-chan datang menemui Naoki untuk mengetahui bagaimana cara ia melamar Kotoko.
“Begini Irie. Omong-omong saat kau melamar Kotoko, kau bilang apa? Sebenarnya aku tidak ingin tahu, tapi kau bisa memberitahuku kalau kau mau” ucap Kin-chan. HAHAHAHA
“Ah, saat itu kau ditolak Kotoko” ucap Naoki menyindir Kin-chan
Naoki pun menceritakan bahwa ia menyatakannya langsung di depan keluarga. Ia tidak perlu jawaban Kotoko, karena Kotoko pasti mau.
“Ego macam apa itu” ucap Kin-chan kesal
“Apa itu membantu?” tanya Naoki
“Tidak! Lupakan saja” jawab Kin-chan. Lalu ia pun pergi.
JoinedPhotos12
Kotoko yang melihat Kin-chan bingung kenapa ia seperti itu.
“Ia akan melamar Chris” ujar Naoki kepada Kotoko
Mendengar hal itu, Kotoko sangat senang “Ooohh. Eh? HEEEHH?? Sungguh?”
“Akhirnya mereka dapat bahagia seperti kita ya” ucap Kotoko sambil berkhayal
Kotoko kaget setelah sadar dari khayalannya dan melihat Naoki yang berjalan meninggalkannya.
Namun Kotoko lebih tertarik untuk melihat Kin-chan yang akan melamar Chris.
JoinedPhotoso
JoinedPhotosj
Kin-chan melamar Chris. Kotoko mengintip. Namun ternyata Chris menolak lamarannya dengan berkata “Maaf aku tidak bisa” ujarnya sambil pergi meninggalkan Kin-chan.
JoinedPhotosl
Kotoko yang melihatnya bigung, lalu menghampiri Chris untuk bertanya alasannya kenapa menolak. Namun Chris tidak menceritakan apapun kepada Kotoko. Ia malah meminta Kotoko saja yang menikah dengan Kin-chan.
Kotoko pun menceritakan hal ini kepada Naoki.
“Itu tak terduga” ucap Naoki
“Sepertinya Chris menyembunyikan sesuatu” ucap Kotoko.
JoinedPhotosjk
Di restoran pun Kin-chan terlihat murung, sedih. Ayah Kotoko pun khawatir padanya. Karena kesal Kin-chan pun pergi dari restoran.
vlcsnap-2015-03-19-03h02m22s11
Di rumah sakit, Chris berkenalan dengan pasien tetangga di ruang perawatannya yang merupakan seorang ibu-ibu. Tak lama, anak ibu itu, Yuichi, datang menjenguk ibunya, lalu berkenalan dengan Chris. Sepertinya ia menyukai Chris. Ibunya memnta Yuichi untuk membelikannya kue dilantai bawah. Chris pun menawarkan diri untuk menunjukkan jalannya karena ia juga ingin membeli tisu. Mereka pun berjalan bersama.
Ternyata Kin-chan melihat Chris yang sedang bersama lelaki lain. Ia cemburu.
“Apa kau punya pacar” tanya Yuici.
Mendengar itu, Chris malah menangis. Dan tiba-tiba Kin-chan datang dan memarahi Yuichi karena telah membuat Chris menangis.
JoinedPhotosm
Terjadi keributan, sehingga Kotoko datang untuk melerai mereka. Kesalah pahaman itupun kemudian selesai dengan Kin-chan yang akhirnya meminta maaf kepada ibu Yuichi.
JoinedPhotosaaaaq
“Tidak apa-apa, anakku memang bodoh. Kami semua tau betapa Kin-chan menyukai Chris” ucap si ibu sambil memukul anaknya. Yuichi pun minta maaf lalu pulang.
“Kupikir anakmu, pacar baru Chris” ucap Kin-chan yang mengira bahwa alas an Chris menolak lamarannya adalah karena Chris mencintai orang lain.
Kemudian Chris menjelaskan bahwa ia menolak lamaran Kin-chan karena mengira bahwa Kin-chan hanya merasa kasihan padanya karena memiliki bekas luka dan tidak benar-benar mencintainya.
“Kasihan apanya! Luka bakarmu tidak ada hubungannya!” Untuk meyakinkan Chris, Kin-chan kemudian memutuskan untuk membuat luka bakar yang sama seperti Chris di kakinya. Ia pun pergi mencari dapur RS dan membuat semua orang panik.
Di jalan, ia pun bertemu dengan Moto-chan yang sedang membawa air panas.
Kotoko pun mencegahnya. “Jangan nanti kau terbakar!”
“Biarkan aku sendiri Kotoko. Aku ingin menjadi seperti Chris!” ucap Kin-chan. Chris pun kemudian memeluk Kin-chan dan meminta maaf kepadanya karena menolaknya.
JoinedPhotosaw
Akhirnya Chris meminta Kin-chan untuk melamarnya sekali lagi. Kin-chan pun melamarnya kembali. Chris menerima lamaran Kin-chan dengan menciumnya.
Semuapun senang dan bertepuk tangan untuk mereka berdua.
“Menurut Irie-kun, Chris salah paham dengan bekas lukanya. Tidak ada bekas luka.” ucap Kotoko dalam hati dengan perasaan senang melihat Kin-chan dan Chris yang berjanji untuk menikah.
JoinedPhotoszzz
Lalu hari yang di tunggu-tunggu. Naoki sudah sembuh dan keluar dari ruang perawatan. Kotoko menyiapkan buket bunga untuk menyambutnya dengan ditemani teman-temannya.
“Irie-kun selamat untuk kesembuhanmu!” sambil memberikan bunga
“ini artinya apa?” tanya Naoki
“Aku selalu ingin melakukannya. Seolah kamu artis” jawab Kotoko
“Syukurlah Kotoko” ucap Moto-chan. Marina-chan pun berkata “Sekarang kau bisa tenang”.
“Kekuatan cinta Kotoko-san menyembuhkannya” lanjut Tomoko.
“Masa sih ..” jawab Kotoko sambil tersenyum malu. Kotoko membayangkan sepulangnya dari sini mereka akan pergi ke pemandian air panas sendirian dan romantis.
JoinedPhotosrt
Namun, Naoki tiba-tiba pergi dan berkata “Pekerjaanku menumpuk, dan sore ini harus memeriksa pasien.”
“Maaf kalian jadi ikut-ikutan” lanjutnya kepada teman-teman Kotoko
“Tak apa” jawab Marina-chan
Lalu Naoki pun pergi
“Irie-kun!” panggil Kotoko.
Mereka pun bekerja lagi seperti biasanya. Kotoko kecewa. Hihihi
JoinedPhotosvb
Cut Scene
Ini adegannya Kin-chan yang sepertinya menghampiri ruangan perawatan Naoki dan mengajaknya keluar untuk berbicara. Ini sebelum Kin-chan nanya tentang bagaimana Naoki melamar Kotoko.
Screen Shot 2015-03-19 at 3.07.09 AM
PS: Minggu depan episode terakhir looh. Di akhir episode ini juga ditayangin flashback semua kissu Naoki-Kotoko di Itakiss Season 2.
Episode finalnya “Hadiah Ulang Tahun Yang Terbaik”. Ditunggu aja yaaa :)
vlcsnap-2015-03-19-17h25m39s101

Comments